Lost in Translation?

Gue punya DSLR = Gue anak gaul

Wednesday, 14 October 2009

Beberapa hari yang lalu gue nulis ini di jurnal deviantart gue, karena responnya cukup banyak dan ada beragam pendapat jadi gue berpikir untuk me-repost nya. Sekedar mau tau aja pendapat kalian gimana soal masalah ini.

"Kalian ngerasa nggak kalau banyak yang suka fotografi, terutama yang punya DSLR cuma buat gaya-gayaan doang? Kebanyakan sih yang kayak gitu anak-anak seumuran gue. Nih ya gue sering ngeliat anak-anak seumuran gue alias ABG berkeliaran di pusat perbelanjaan dengan mengalungi DSLR, dengan begitu mereka merasa diri mereka keren, gaul, trendy, dan blablabla. Ok jadi mereka beli DSLR untuk GENGSI semata. Tapi kalau mereka ditanya tentang fotografi mereka nggak bisa jawab apa-apa, maaf kalau boleh dibilang kemampuan anak-anak yang kayak gitu NOL BESAR. Bukanya sombong tapi itu kenyataan yang gue liat. Menurut kalian gimana? Eneg nggak sih ngeliat ABG ABG yang kayak gitu?"


Banyak loh anak muda di luar sana yang niat banget buat belajar fotografi, mereka manfaatin kamera seadanya bahkan ada juga yang minjem, kemampuan mereka juga nggak kalah sama yang pake DSLR. Mungkin buat sebagian orang harga sebuah DSLR itu murah, tapi bagi mereka (termasuk gue) DSLR itu bukan barang yang murah, sayang banget kalau barang mahal cuma dipake buat gaya-gayaan, pamer, dan jaga gengsi. Buang jauh-jauh deh pikiran lo kalau fotografi itu hobi anak-anak gaul, fotografi itu bisa bikin lo eksis, dan lain sebagainya. Kalau lo emang suka fotografi serius lah dalam bidang itu, jangan karena lagi ngetrend trus lo memaksakan diri lo jadi suka fotografi. Hal-hal yang sering bikin geregetan tuh yang kayak gini, lo punya DSLR tapi lo nggak tau cara makenya, buat lo DSLR itu cuma sebagai simbol kalau lo suka fotografi. Itu yang menyebabkan timbulnya kecemburuan sosial. Anak-anak yang make kamera seadanya itu pasti iri, geregetan, dan berpikiran 'LO TUH NGGAK PANTES PUNYA DSLR! kok lo bego banget sih punya DSLR tapi nggak bisa makenya, nggak bisa manfaatinnya? terus buat apa lo beli itu kalau toh nggak ada gunanya juga buat lo, mending kamera lo buat gue aja daripada mubazir.' Sayangkan kalau lo beli DSLR mahal-mahal cuma buat dipamerin doang?

Di sini gue cuma mau ngelurusin aja persepsi ABG soal fotografi. Fotografi itu bukan buat gaya-gayaan. Maaf kalau postingan ini agak frontal, tapi sekedar untuk masukan sekaligus sindiran biar mereka yang punya sifat kayak gitu bisa berubah :)

Imaginary Friend

Saturday, 10 October 2009

Image and video hosting by TinyPic


Wish I still had my imaginary friend

Talent: Afifah Cahyaning Hannandita (my sister)
*do not use my photoworks without my permission

Theme by: Pish and Posh Designs